Sabtu, 31 Maret 2012

Cara Kita Bahagia



Bagaimana Cara Kita Bahagia..

Seorang lelaki berumur 92 tahun yang mempunyai selera tinggi, percaya diri, dan bangga akan dirinya sendiri, yang selalu berpakaian rapi setiap hari sejak jam 8 pagi, dengan rambutnya yang teratur rapi meskipun dia buta, masuk ke panti jompo hari ini.

Istrinya yang berumur 70 tahun baru-baru ini meninggal, sehingga

~:: TANDA Allah TA'ALA MENCINTAI HAMBANYA::~

~:: TANDA Allah TA'ALA MENCINTAI HAMBANYA::~


APABILA rakyat mencintai rajanya, hal itu perkara lazim dilakukan. Bagaimanapun, suatu hal sungguh menyentuh hati ialah apabila seorang raja mengasihi rakyat tanpa pilih kasih. Sanggup berdebu dan menjejak tanah, memberi apa diminta dan mendengar setiap rintihan dengan hati paling lembut kepada rakyat.


Begitulah cinta Allah kepada hamba-Nya. Maha Agung dan Perkasa itu mengisytiharkan kedudukannya yang amat dekat kepada hamba-Nya. Firman Allah bermaksud:

“Dan apabila hamba-Ku bertanya mengenai Aku, maka (jawablah) sesungguhnya Aku dekat. Aku memakbulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia meminta kepada-Ku.” (Surah al-Baqarah, ayat 186)



Sesungguhnya apabila Allah mencintai hamba-Nya, ia dapat dilihat dengan jelas dan dirasa melalui hati bersih. Ketika Allah mencintai seorang hamba, maka jatuhlah ke dalam hati hamba itu ilham suci yang membuat dia mengenali tanda kecintaan-Nya.


Ada beberapa tanda yang dapat dirasakan oleh hati manusia antaranya :

BERMINAT DENGAN IBADAH

Tanda Allah mencintai seseorang ialah apabila dia menjadi begitu berminat dengan ibadah. Adakalanya sebagian orang berusaha sekuat-kuatnya untuk beribadah, berjuang keras ,melawan nafsu dirinya sebagai insan lemah. Tujuannya hanya satu yakni mencari Cinta Allah.

Pernahkah kita menikmati sujud yang panjang sambil menghadirkan dalam hati bahwa saat itulah Allah mengisyaratkan nama kita sebagai orang dicintai-Nya?


Rasulullah صلیﷲ علیﻪ و سلم bersabda yang bermaksud:

“Jika Allah mencintai seorang hamba maka Ia berfirman: Wahai Jibril sesungguhnya aku mencintai si polan maka cintailah dia.” (Riwayat Imam Ahmad)

Maka orang yang yakin bahawa Allah mencintai dirinya tidak pernah rasa was-was adakah ibadahnya diterima atau tidak? Jauh sekali rasa takabur karena dia yakin yang menolongnya untuk melakukan ketaatan adalah Allah juga. Bukan karena kehebatan dan kealimannya , melainkan " Allahlah yang menuntunnya ke jalan takwa " .

Kemudian dia sampai kepada satu makrifah mendalam mengenai Allah yaitu cinta Allah kepada hamba-Nya jauh lebih agung daripada cinta sesama insan. Manusia boleh mengkhianati ibu bapanya atau anak dan isterinya, kawan atau kekasih atas alasan tidak mendapat keuntungan daripada perhubungan itu. Tetapi cinta Allah kekal tidaklah pernah luntur.



APABILA DOSA MEMBAWA KEPADA KEINSYAFAN


Tanda Allah mencintai seseorang ialah apabila dosa-dosa, kelalaian, dan kealpaannya terdahulu membawa ia pada Taubat Nasuha dan membuat dia bangkit mendekati Allah.


Kemudian seseorang bangkit mengejar Allah, berusaha mendapatkan hatinya yang hilang di belantara maksiat. Ia sama sekali tidak berputus asa daripada rahmat Allah. Ia sentiasa mengingati janji Allah Yang Maha Pengampun. Firman Allah bermaksud:

“Katakanlah: Wahai hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, jangan kamu berputus asa daripada rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa semuanya. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu Kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (Surah al-Zumar, ayat 53-54)



Janganlah karena dosa semalam seseorang menyangka Allah tidak akan mendengar rintihannya, terputus tali langit di hatinya, tertolak segala doanya dan terusir dia daripada pandangan Allah.


Hamba yang taat apabila perangainya berubah menjadi iblis pun Tuhan tetap menunggu, di setiap malam rintihan hamba itu diintip hingga ia pulang kembali ke sisi-Nya.

Rasulullah صلیﷲ علیﻪ و سلم bersabda :

“Tuhan kita turun ke langit dunia pada waktu malam tatkala tiba sepertiga malam yang akhir lalu berfirman: Siapakah yang berdoa kepada-Ku niscaya Aku terima, siapakah yang meminta kepada-Ku niscaya Aku beri dan siapakah yang meminta ampun niscaya Aku ampuni.” (Hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim)


Betapa lembutnya Allah dan Maha Pengasih lagi Penyayang kepada makhluk-Nya.
Dengan cinta-Nya ditutupi segala aib hamba yang hina, memberi peluang berjuta kali dan menangguhkan siksa untuk tetap setia menunggu di langit dunia, kapankah kiranya hamba-hamba-Nya ini mau membersihkan diri.


Saat Allah mencintai seseorang, tempat pertama menerima sentuhan cinta itu ialah hati mereka. Di situlah Allah lenyapkan segala rasa putus asa dan kesedihan akibat dosa mereka kemudian diganti dengan harapan dan keinginan untuk berubah menjadi insan bersih. Hati kita seakan berbisik :

“Aku tahu bila Allah mencintaiku, yaitu ada pada saat aku membenci segala kejahatanku.”




ILMU MENJADI PETUNJUK


Tanda Allah mencintai seorang hamba ialah apabila dilapangkan dadanya menerima ilmu yang menjadi petunjuk ke jalan benar.


Allah tidak sesekali membiarkan seseorang insan larut dalam lautan dosa. Bahkan dikirim ke atas hati manusia petunjuk hidayah-Nya supaya manusia terselamat daripada gelombang keganasan dirinya sendiri.


Manusia dibekalkan hati, perasaan, akal dan fikiran untuk membedakan mana baik serta yang keji. Tidak cukup dengan itu, diutuskan juga Rasul, diturunkan al-Quran, dilahirkan pejuang agama-Nya terpilih untuk menerangi kegelapan seraya berdakwah fisabilillah.


Baginda صلیﷲ علیﻪ و سلم bersabda :

“Apabila Allah mencintai seseorang , maka ia membuatnya faham / memberikan nikmat kefahaman / menyukai petunjuk & hidayah mengenai agamanya.” (Hadis riwayat al-Bukhari dan Muslim)

ღღ ANA UHIBUKKA LADZI AHBABTANI LAHUUღღ

(¯`v´¯)♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`(´'`v´'`) ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥(´'`v´'`)`·.¸.·`

Semoga bermanfaat InsyaAllah...


ƸӜƷ.¸¸¸.••..ƸӜƷ..••.¸¸¸.ƸӜƷ

Dan bilamana ada kata maupun penulisan yang salah mohon di benarkan

Salah dan Hilaf andai ada kata yang kurang berkenan mohon ma'afkan

Kami Hanya Insaniah fakir Hamba Allah yang tiada daya dan Upaya

Dipersilahkan bagi yang ingin share or copas jikalau bermanfa'at,

semuanya milik bersama.

Dan bilamana ada kata maupun penulisan yang salah mohon di benarkan

Salah dan Hilaf andai ada kata yang kurang berkenan mohon ma'afkan

Kami Hanya Insaniah fakir Hamba Allah yang tiada daya dan Upaya

Dipersilahkan bagi yang ingin share or copas jikalau bermanfa'at,

semuanya milik bersama.

Semoga bermanfa'at.insya Allah
Bilamana catatan ini dirasa bermanfaat bagi Para Sahabat ?
Maka Sebarkanlah dgn cara klik tombol "share/bagikan" dibawah catatan ini,
semoga membawa PERUBAHAN ke yang lebih baik bagi Bangsa ini & menjadi amal jariyah bagi kita semua,aamiin... :-)

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

*♥*•*´¨`*•.*♥*.•*´¨`*•. ♥♥~*♥**♥*~♥♥ .•*´¨`*•.*♥*.•*´¨`*•*♥*
(¯`v´¯) ♥♥♥•♥•♥
`·.¸.·´ ♥♥.........¸.·´
Semoga bermanfaat...
♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫
Salam Ukhuwah fillah
(¯`v´¯) ♥♥♥•♥•♥
`·.¸.·´ ♥♥.........¸.·´... ¸.·´¨) ¸.·*¨)♥
ƸӜƷ.¸¸¸.••..ƸӜƷ..••.¸¸¸.ƸӜƷ
♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫

♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥::♥::♥ hamba ♥::♥::♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫

(¯`v´¯).♥ Aamiin ya Robbal 'alamiin ♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`(´'`v´'`) ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥(´'`v´'`)`·.¸.·`
..♥♥..♥`•.¸.•´.(¯`v´¯)(¯`v´¯).`•.¸.•´♥..♥♥..
♥•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♥♥♥♥•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♥

♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥.

✿ Prinsip ABC ✿

✩ A mbil yang baik

✩ B uang yang buruk

✩ C iptakan yang baru

• Wanita Solehah Itu,Bidadari Syurga 

Wahai Muslimah....


TERUNTUK MUSLIMAH

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Jika engkau tidak berusaha menjadi seperti Fathimah, mengapa engkau berharap bisa mendampingi pemuda seperti Ali ?

Jika engkau tidak berusaha shalih seperti Rasulullah shalaAllahu ‘alaihi wassalam, mengapa engkau berharap mendapatkan wanita seperti ‘Aisyah ?

Berharap memang tak salah.

Masa Depan Gemilang




Janganlah terlalu bersedih atas masa lalu yang pernah terjadi pada dirimu cobalah menutup rapat-rapat dan mengikat masa lalumu dengan KEIKHLASAN Yang pergi biarlah pergi dan jangan kau ungkit kembali yang hanya akan membuatmu putus asa ... COBALAH UNTUK MEMBUKA LEMBARAN BARU & MELANGKAH MENUJU MASA DEPAN.

Dan jangan patah semangat karena hati yang tersakiti,mungkin itu ujian sebuah yang maha membolak balik hati... itu lah jalan tuk memperbaiki diri... menjadi muslim yang terbaik... semoga Allah subhanahu wa ta'ala mengantikanya dengan yang lebih sholeh dan sholehah pada diri kita...Aamiin.....

Melihat keatas memperoleh semangat untuk maju... Melihat ke bawah,bersyukur atas semua nikmat yg kita dapat.... Melihat ke samping memperoleh semangat Ukhuwah dan kebersamaan.... Melihat ke belakang sebagai pengalaman yang berharga... Melihat ke dalam untuk interospeksi diri.

Dibalik tangis itu ada kebahagiaan... Dibalik tangis itu ada senyuman.... Dibalik tangis itu ada anugerah....

Alangkah bahagianya hati yang duka yang bisa menyanyikan lagu kebahagiaan dengan hati yang gembira

Bila ingin mendapatkan yang terbaik maka ubahlah dirimu menjadi menjadi baik pula...

Kamis, 29 Maret 2012

Dzikir pagi


DZIKIR PAGI


أَعُوذُ بِاللهِ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ 

"Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.”

أَلله لآ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ لآ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلآ نَوْمٌ لَّـهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي أْلأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بـِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلآ يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَأْْلأَرْضَ وَلآ يَؤُوْدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ 

“Allahu laa ilaaha illa huwa l-Hayyu l-Qoyyuum(u) laa ta’khu-dzuhu sinatun(w) walaa naum(un) lahu maa fii s-samaawaati wa maa fii l-ardh(i) man zaa l-ladzii yasyfa-‘u ‘indahu illa bi-idznih(i) ya’lamu maa baina aidiihim wa maa kholfahum walaa yuhi-thuuna bi-syai-‘in(m) min ‘ilmihi illa bimaa syaa-‘a wa si-‘a kursiyyuhu s-samaawaati wa l-ardh(a) walaa ya-‘uuduhu hif-zhuhumaa wa huwa l-‘aliyyu l-‘a-zhiimi.”(Dibaca pagi dan sore 1x) (Dibaca setiap selesai sholat 1x)

"Allah tidak ada ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) me­lainkan

W.A.N.I.T.A


Cantiknya WANITA bukan dilihat dari seberapa MAHAL bedak yang dibeli.

Anggunnya WANITA bukan dilihat dari seberapa MAHAL pakaian yang dikenakan mengikuti trend.

Cantik dan Anggunnya WANITA yaitu

Masihkah Kau Tidak Ingin Berjilbab


Ukhti fillah, masihkah kau tidak ingin berjilbab?

Renungan buat Muslimah yang belum ingin menutup auratnya dengan jiljab

Beralasan belum siap berjilbab karena yang penting hatinya dulu diperbaiki?
Kami jawab, ”Hati juga mesti baik. Lahiriyah pun demikian. Karena iman itu mencakup amalan hati, perkataan dan perbuatan. Hanya pemahaman keliru yang menganggap iman itu cukup dengan amalan hati ditambah perkataan lisan tanpa mesti ditambah amalan lahiriyah. Iman butuh realisasi dalam tindakan dan amalan”

Beralasan belum siap berjilbab karena mengenakannya begitu gerah dan panas?
Kami jawab, ”Lebih mending mana, panas di dunia karena melakukan ketaatan ataukah panas di neraka karena durhaka?” Coba direnungkan!

Beralasan lagi karena saat ini belum siap berjilbab?
Kami jawab, ”Jika tidak sekarang, lalu kapan lagi? Apa tahun depan? Apa dua tahun lagi? Apa jika sudah keriput dan rambut ubanan? Inilah was-was dari setan supaya kita menunda amalan baik. Mengapa mesti menunda berhijab? Dan kita tidak tahu besok kita masih di dunia ini ataukah sudah di alam barzakh, bahkan kita tidak tahu keadaan kita sejam atau semenit mendatang. So … jangan menunda-nunda beramal baik. Jangan menunda-nunda untuk berjilbab.”

Perkataan Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berikut seharusnya menjadi renungan:
“Jika engkau berada di waktu sore, maka janganlah menunggu pagi. Jika engkau berada di waktu pagi, janganlah menunggu waktu sore. Manfaatkanlah masa sehatmu sebelum datang sakitmu dan manfaatkanlah hidupmu sebelum datang matimu.” (HR. Bukhari no. 6416). Hadits ini menunjukkan dorongan untuk menjadikan kematian seperti berada di hadapan kita sehingga bayangan tersebut menjadikan kita bersiap-siap dengan amalan sholeh.
Allah Ta’ala berfirman,
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS. Al Ahzab: 59)

Subhanallah..
Masihkah kamu ragu wahai Ukhti fillah untuk menutup kemolekan tubuhmu dengan hijab? masihkah? Ingatlah, sesungguhnya api neraka akan membakar tubuh yang kau sajikan untuk lelaki hidung belang, kau bisa beralasan ini dan itu, Demi Allah, sesungghnya, kita tak akan mampu menebak kapan nyawa ini akan diambil oleh Malaikat Maut! Innalillahi waa inna ialaihi rojiun..